PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, FREE CASH FLOW, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN UTANG PERUSAHAAN (Studi Empiris Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI 2010-2018)

Anton Robiansyah

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris mengenai pengaruh struktur kepemilikan institusional, free cash flow dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang yang diukur dengan kebijakan hutang. Kebijakan Hutang dihitung dengan Debt to Equity Ratio. Kepemilikan Institusional diukur dengang membandingkan jumlah saham yang dimiliki institusional dengan jumlah saham beredar. Ukuran perusahaan diukur dengan proksi size Ln (total asset). Free Cash Flow di ukur dengan proksi FCF yaitu arus kas operasi dikurangi pengeluaran modal dikurangi perubahan modal kerja lalu dibandingkan dengan total asset. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dibatasi pada perusahaan barang konsumsi serta industri dasar dan kimia yang mempublikasikan laporan keuangan periode 2010-2018. Jumlah perusahaan non-keuangan yang memenuhi kriteria penelitian adalah 221.

         Pengujian hipotesis menggunakan model regresi berganda (multiple regression). Hasil penelitian ini menunjukkan bshwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan artinya kepemilikan institusional dapat menjadi mekanisme untuk mengurangi persoalan keagenan (agency cost). Free cash flow juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang. Hal ini membuktikan bahwa semakin sedikit free cash flow yang dimiliki perusahaan dalam mendanai investasi perusahaan maka akan semakin besar perusahaan akan menggunakan kebijakan hutang dalam mendanai investasinya. Sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan hutang. Hal ini membuktikan bahwa semakin besar ukuran perusahaan tidak akan mempengaruhi stuktur modal dalam suatu perusahaan.

Kata Kunci: Kepemilikan Institusional, Free Cash Flow, Ukuran Perusahaan, Kebijakan Hutang

Kata Kunci

Kepemilikan Institusional, Free Cash Flow, Ukuran Perusahaan, Kebijakan Hutang

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Al-Najjar, Basil and Taylor, Peter (2008). The Relationship between Capital Structure and Ownership Structure: New Evidence from Jordanian Panel Data. Managerial Finance Journal, Vol. 34, No. 12, 919-933.

Alzomaia, Turki S. F (2014). Capital Structure Determinants of Publicly Listed Companies in Saudi Arabia. The International Journal of Business and Finance Research, Vol. 8 (2) pp. 53-67.

Astuti, Wati Aris. (2013). Pengaruh Arus Kas Bebas dan Profitabilitas Terhadap Kebijakan Utang. Jurnal Trikonomika, Vol 12 (1). hal. 40-48.

Brigham, Eugene F. et al. (2014). Essential of Financial Management. Third Edition. Singapore: Cengage Learning Asia Pte Ltd.

Dalniel H, Kamaluddin A, Sanusi ZM, Khairuddin KS (2014). “Accountability in Financial Reporting: Detecting Fraudulent Firms”. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 145: 61-69.

Dewi, Santi Tungga.(2017). Pengaruh Kepemilikan Institusional Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Hutang Dan Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2011-2015). UPT Perpustakaan. Universitas Pasundan.

Fatmasari, Rhini (2011). Hubungan Antara Growth Opportunity Dengan Debt Maturity Dan Kebijakan Leverage Serta Fungsi Covenant Dalam Mengontrol Konflik Keagenan Antara Shareholders Dengan Debtholders. Jurnal. Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan

Ghozali, Imam. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS v21. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Handayani, Sri Retno dan Shaferi, Intan. (2013) Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebijakan Hutang. Jurnal Jurusan Manajemen Perfomance. Vol 18 (2). hal 69-75.

Hasan, Mudrika Alamsya. (2014). Pengaruh Kepemilikan Manajerial ,Free Cash Flow, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Utang. Jurnal Akuntansi, Vol 3 (1). hal. 90-100.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2014). Standar Akuntansi Keuangan. Edisi 2014. Jakarta: Salemba Empat.

Kieso, Donald E., Weygandt, Jerry J. dan Warfield, Terry D. (2014). Intermediate Accounting. IFRS Edition. Second Edition. USA: Wiley.

Myers, S. C&N.S Majluf., 1984, Corporate Financing & Invesment Decision When Firm Have Information that Investor Do Not Have. Journal of Financial Economics, 13, 187-221

Narita, Rona Mersi. (2012). Analisis Kebijakan Hutang. Accounting Analysis Journal. 1 (2). hal. 1-6.

Purwasih, Dewi et al. (2014). Analisis Pengaruh Kepemilkan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Dividen, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Struktur Aset Terhadap Kebijakan Hutang Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012. JOM FEKON. Vol 1 (2). hal. 1-15.

Sabir, Mahvish dan Malik, Qaisar all (2012). Determinants Of Capital Structure – A Study Of Oil And Gas Sector of Pakistan. Interdisciplinary Journal Of Contemporary Research in Business. Vol 3. No.10.

Siregar, Baldric. 2005. Hubungan Antara Dividen, Leverage Keuangan, dan Investasi. Jurnal Akutansi dan Manajemen, Vol. 16 No. 3, 219-230

Surya, Dennys dan Rahayuningsih, Deasy Ariyanti (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Hutang Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntasi. Vol. 14 (3). hal. 213-225.

Susanti, Apit dan Mayangsari, Sekar. (2014). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Hutang Pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. e-Journal magister Akuntasi Trisakti. Vol 1 (1). hal. 29-50.

Syadeli, Moh. (2013). Struktur Kepemilikan, Profitabilitas, dan Ukurang Perusahaan Terhadap Kebijakan Hutang Perusahaan Pemanufakturan di Bursa Efek Indonesia. Junral Manajemen dan Akuntasi. Vol 2 (2). hal. 79-94.

www.idx.co.id

www.sahamok.com

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.